Percayalah... Suatu saat nanti... Kita 'kan dipertemukan kembali... Bintang... :)

Sabtu, 09 Juni 2012

Hasan Tiro, Hanya Satu Orang Dalam Seratus Tahun




Oleh Thayeb Sulaiman (*

Malam, 2 Juni 2012, sekira pukul 23.00 WA, Saya terkejut dan malu saat ditanya Dr Mehmet Ozay –seorang peneliti independen dari Turki yang sangat tertarik dengan sejarah Aceh- melalui chatting gmail.com.

“Besok, tepat dua tahun meninggalnya Hasan Tiro, apakah Saudara Thayeb menulis sesuatu untuknya di website Aceh Independent?” Tanyanya.

Saya tidak langsung menjawab seraya mencari di google.com, melihat tanggal berapa Sang Wali Hasan Tiro meninggal, ternyata 3 Juni 2010. Maka saya termenung sesaat dan berkata dalam hati, “Dr Mehmet Ozay, ternyata memang sangat peduli dan tahu tentang Aceh. Saya orang Aceh sendiri tidak teringat akan tanggal amat bersejarah tersebut.”

Maka saya menulis balasan chatting, “Sebentar lagi akan saya tulis, dan besok saya postingkan di website acehindependent.com.” Saya berpikir, ini adalah tanggung jawab saya sebagai orang Aceh. Dan saya mulai menulis artikel ini dini hari sekira pukul 3.30 WA 3 Juni 2012 selama satu jam lebih. Belum selesai. Saya lanjutkan tulisan ini pada pukul 16.00 WIB atau pukul 4 sorenya. Lalu berhenti sejenak.

Ketika pada pukul 18.30, saya mau menyelesaikan tulisan ini untuk segera mempostkannya, saya melihat email masuk yang dikirim pukul 15.55 WA oleh Dr Mehmet Ozay, isinya, ia telah mengirim tulisannya tentang Hasan Tiro ke media online Turki dan telah dimuat, ini alamat situsnya:http://www.dunyabulteni.net/?aType=haber&ArticleID=212369. Sementara saya masih harus menyelesaikan tulisan tentangnya dan mempublikasikan setelah pukul 19.00 WA tanggal 3 Juni 2012.

Percakapan melalui tulisan chatting malam tadi, terus berlanjut dengan rencana, atas nama organsisasi Pusat Kebudayaan Aceh Turki (PuKAT) yang didirikannya, ingin mengadakan beberapa kegiatan berbentuk seminar besar di Banda Aceh. Seminar berskala besar tersebut melibatkan semua unsur di Aceh, tentang sosial dan peradaban. Untuk menyukseskan seminar ini, perlu kami ajak kerjasama Kedutaan Besar Turki, lebih mulia lagi dengan menghadirkan Duta Besar Turki untuk Indonesia. Itu baru rencana.

Anehnya lagi, saat saya menghadiri acara resepsi di rumah produser Film Komedi Aceh Eumpang Breueh Din Kramik, siang 3 Juni 2012, salah seorang teman yang pada 31 Maret lalu saya libatkan dalam diskusi publik ‘Memperingati 501 Tahun Kesultanan Aceh Darussalam,’ bertanya tentang kelanjutan diskusi tersebut yang saya janjikan tempo hari akan dilanjutkan dengan skala besar dengan waktu berhari, berminggu, berbulan dan bertahun. Maka, saya terpaksa mengatakan program seminar besar yang disampaikan Dr. Mehmet Ozay. Ini memang terkait, karena diskusi ‘Memperingati 501 Tahun Kesultanan Aceh Darussalam,’ saya laksanakan berawal dari ‘teguran’ Dr Mehmet Ozay juga, pada akhir 2009. Maka tentang itu kita cukupkan dulu.

Kembali ke perihal mengenang 2 tahun perginya Sang Wali Yang Mulia Hasan Tiro (3 Juni 2010 – 3 Juni 2012). Sang Wali, adalah Pembaharu Aceh. Ketika orang Aceh tenggelam dalam kubang kelupaan sejarah, muncullah Sang Wali memberi kabar, membuka mata orang Aceh.

Orang seperti Sang Wali Hasan Tiro hanya dilahirkan satu orang dalam kurun waktu seratus tahun. Begitulah adat dunia. Saya tidak pernah berjumpa dengan Sang Wali, walau buku tulisannya seperti ‘Jum Meurdehka’ (harga sebuah kemerdekaan -red), Masa Depan Politik Dunia Melayu, Demokrasi Indonesia, pernah saya baca.

Dari beberapa tulisan Sang Wali, saya rangkumkan bahwa beliau amat tulus dalam mengangkat martabat Aceh. Dari sejarah dan pola gerakan yang beliau laksanakan, saya nilai bahwa beliau mengerti seni perang dengan sempurna. Suharto yang berupa musuh terbesar beliau adalah orang yang cerdas pula. Semua musuh politik Suharto dapat diatasi dengan baik, apakah ditangkap atau lainnya. Namun Sang Wali tidak bisa disentuh oleh Suharto karena beliau telah memetakan dengan baik apa yang akan beliau laksanakan. Sang Wali menguasai dengan baik apa yang dimasudkan Jenderal Sun Tzu dari Cina dalam buku ‘Seni Berperang.’

Tentu, orang-orang yang hidup sekarang belum mampu mengerti sepenuhnya yang diserukan oleh Sang Wali semasa hidupnya. Kita belum cukup pengetahuan. Dari semua yang saya pelajari, saya berkesimpulan bahwa kekuatan sang Wali adalah penguasaan tentang sejarah dan sanggup menyakinkan orang lain tentang yang beliau yakini itu. Kekuatannya bukan pada uang atau senjata.

“Seujarah leubeh teuga nibak peudeueng, leubeh teuga nibak beude (sejarah lebih kuat daripada pedang, lebih kuat daripada bedil),” ucap Sang Wali dalam sebuah rekaman yang saya tidak tahu di mana itu sekarang, persis dengan buku-buku yang saya sebutkan tadi, tidak tahu ke mana rimbanya. Maksud Sang Wali dalam ucapan tersebut, untuk membuat sebuah bangsa berani dan mampu menuntut haknya adalah dengan membuat mereka menguasai sejarah, bukan dengan memberikan pada mereka pedang atau bedil.

Jika dirunut dalam abad ini, maka Sang Wali adalah orang paling berpengaruh dalam sejarah Aceh pada akhir abad XX dan awal abad XI Masehi. Nama beliau setingkat pentingnya dengan Sultan Ali Mughayat Syah, Sultan Iskandar Muda, Laksamana Keumala Hayati, Sultanah Safiatuddin.

Saya berani menyamakan tingkat beliau dengan indatu-indatu tersebut karena puluhan, ratusan, bahkan ribuan tahun ke depan, orang-orang akan menulis dalam buku sejarah bahwa sambungan sejarah Aceh, setelah Sultan Aceh Terakhir, ada Wali Neugara Aceh Teungku Chik Di Tiro Muhammad Saman, dan dibangkitkan kembali oleh Sang Wali Hasan Tiro.

Beliau juga berhasil membangkitkan kembali bendera Kesultanan Aceh Darussalam dan mencitakan variasi sejarah dalam bendera tersebut sehingga, bendera yang tadinya persis bendera Turki bertambah garis hitam dan putih.

Artinya, Sang Wali adalah seniman besar juga. Selain itu, Sang Wali juga penulis besar, tulisan-tulisannya telah berhasil membuat ribuan orang berperang menuntut haknya. Bahkan buku-buku best seller dunia yang ditulis penulis terkenal dan pemenang nobel dunia sekalipun jarang yang bisa memberikan pengaruh pada bangsanya atau pada umat manusia.
Saya lebih cenderung menilai Sang Wali dari segi intelektual dan strategi gerakan daripada lainnya seperti dalam perang. Jika merunut adat dunia dan manusia, sebuah generasi dihitung dalam kurun duapuluh tahun, selebihnya telah bisa dihitung ke generasi lain. Maka, proklamasi Gerakan Aceh (GAM) pada 4 Desember 1976 oleh Sang Wali Hasan Tiro, difokuskan berhasil pada 4 Desember 1996.

Nah, kita semua masih ingat apa yang terjadi sekitar tahun 1990-an. Reformasi Indonesia terjadi pada 1998. Aceh pun bergejolak, muncullah perang gerilya besar, yang berakhir 2005. Keadaannya beda total dengan sepuluh tahun sebelumnya. Itu terjadi tepat menjelang 10 tahun setelah 1996.

Kita tahu, dalam sejarah Aceh setelah ultimatum perang oleh Belanda pada 26 Maret 1873, kurun perang terjadi selang sepuluh sampai lima belas tahun. Jika tidak ada perang maka perubahan total terjadi dalam kurun tersebut. Ini berarti, ramalannya begini, karena pada 2005 Aceh terjadi peristiwa besar yakni penadatanganan MoU damai total antara Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), maka pada 2015 ada peristiwa amat besar terjadi lagi, apakah itu lebih damai atau kurang damai.

Prediksi saya, peristiwa besar di Aceh yang akan terjadi pada seputaran tahun 2015 akan menguntungkan dan mengangkat martabat Aceh. Saya cenderung mengatakan ini karena arah sejarahnya demikian. Rakyat Aceh masih harus mengobati kepedihan dan kepiluan akibat dari perang berkepanjangan, Jakarta sekarang dan ke depan harus menjaga keamanan nasional dari ancaman gangguan negara luar yang mungkin sedang ingin menguasai perairan Indonesia, apalagi di tapal batas.

Bila dilihat dari arah permainan sekarang, kemungkinannya, tidak ada perang di Aceh selama sepuluh sampai duapuluh tahun ke depan. Yah, Sang Wali telah pergi, berganti wali, sementara sang Raja belum jua pulang.


Read more: http://www.atjehcyber.net/2012/06/hasan-tiro-hanya-satu-orang-dalam.html#ixzz1xJjV85gc

Injil Kuno Berusia 1.500 Tahun: "Yesus Tak Pernah Disalibkan



Berdasarkan laporan dari analis 'Injil kontroversial' - Al-Kitab kuno berusia 1.500 tahun bertinta emas yang ditemukan di Turki - menyatakan bahwa Yesus (Nabi Isa 'alaihi salam) adalah fana, tidak pernah disalibkan, hal tersebut dianggap menantang prinsip-prinsip inti agama Kristen.

Beberapa analis mengklaim bahwa itu adalah Injil Barnabas, yang diyakini sebagai tambahan pada Injil Markus, Mattius, Lukas dan John, yang telah membuat perhatian besar masyarakat dunia pada awal tahun ini karena menyatakan bahwa Yesus telah menubuatkan kedatangan Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wa sallam.

Pada bulan Februari 2012, Vatikan secara resmi meminta izin untuk melihat Kitab yang berbahasa Aram tersebut, yang teksnya bertinta emas yang dituliskan pada kulit hewan dan bersampul kulit hewan, yang ditemukan oleh Turki selama operasi polisi anti-penyelundupan pada tahun 2000.

Pekan ini, terjemahan Injil tersebut yang dikutip dari dokumentasi media - aslinya ditulis dalam bahasa Syiriac, dengan dialek Aram dilaporkan menyatakan bahwa Yesus mengatakan:
"Aku mengakui di hadapan Surga, dan diseru untuk menyaksikan segala sesuatu yang tinggal di bumi, bahwa aku seorang yang asing bagi semua, bahwa manusia telah berkata tentang aku, bahwa aku lebih dari sekedar manusia."
"Karena aku seorang manusia, yang lahir dari seorang wanita, tunduk pada penghakiman Allah; yang hidup disini seperti manusia lainnya, tunduk pada penderitaan-penderitaan biasa," (dikutip the Y-Jesus, majalah online yang berbasis di AS)

Ayat dalam injil tersebut menyangkal bahwa Yesus ada Tuhan dan konsep Trinitas, dimana doktrin Kristen mendefinisikan bahwa Allah sebagai tiga Tuhan: Bapak, Anak (Yesus Kristus), dan Rohul Kudus.

Selain itu, Injil tersebut juga menyatakan:
"Keberadaan Yudas Iskariot sebagai orang yang mati disalib bukan Yesus, sedangkan dalam Perjanjian Baru, Yudas menkhianati Yesus," lapor Y-Jesus.

Pernyataan-pernyataan itu membantah ajaran Kristen, yang selama ini dibangun dengan doktrin kematian Yesus sebagai penebus dosa manusia dan kebangkitannya sebagai harapan kehidupan abadi.

Pernyataan itu mendukung ajaran Islam, bahwa Yesus (Isa Al-Masih) adalah seorang manusia yang menjadi Nabi dan Rasul Allah, bukan Tuhan, kemudian diangkat ke langit oleh Allah, bukan mati disalib.

Sebagaimana Allah berfirman di dalam Al-Qur'an:
"Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam", padahal Al Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu". Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun." (5: 75)
"dan karena ucapan mereka: "Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah", padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." (4: 157-158)

Majalah Online The Y-Jesus mengatakan ;
"Sejalan dengan keyakinan Islam, Injil itu memperlakukan Yesus sebagai manusia dan bukan Tuhan. Menolak pemikiran Tritunggal Kudus dan Penyaliban, dan mengungkapkan bahwa Yesus memprediksi kedatangan Nabi Muhammad."

Dalam salah satu ayat dari Injil tersebut, Yesus berkata kepada seorang pendeta:
“Bagaimana Mesiah disebut? Muhamamad adalah nama yang diberkati”.
"Pada (ayat) lainnya, Yesus membantah menjadi Al-Masih, mengklaim bahwa dia akan menjadi Ismailiyah, istilah yang digunakan untuk orang Arab," tambah laporan Y-Jesus.

Sementara pendeta protestan İhsan Özbek membantah bahwa Injil itu ditulis oleh St. Barnabas. "Salinan di Ankara mungkin telah ditulis oleh salah satu pengikut St Barnabas," katanya kepada koran Turki Today Zaman sebelumnya pada tahun 2012.

Injil kuno berbahasa Aram tersebut menimbulkan banyak kontroversi tentang keaslian keseluruhan isi Injil. Belum ada yang dapat memastikan keaslian keseluruhan dari isi Injil tersebut, apakah seluruhnya memuat apa yang diajarkan Nabi Isa 'alaihi salam, atau telah ada perubahan padanya. Namun beberapa pernyataan dari Injil itu yang diungkapkan, telah membantah prinsip-prinsip dasar Kristiani. Wallahu a'lam bish shawab...


Read more: http://www.atjehcyber.net/2012/06/injil-kuno-berumur-1500-tahun-yesus-tak.html#ixzz1xJhsbAdf

Fakta Ilmiah Rasulullah Menyayangi Kucing



Didalam perkembangan peradaban Islam, kucing hadir sebagai teman sejati dalam setiap nafas dan gerak geliat perkembangan Islam.

Diceritakan dalam suatu kisah, Nabi Muhammad SAW memiliki seekor kucing yang diberi nama Mueeza. Suatu saat, dikala Nabi hendak mengambil jubahnya, di temuinya Mueeza sedang terlelap tidur dengan santai diatas jubahnya. Tak ingin mengganggu hewan kesayangannya itu, Nabi pun memotong belahan lengan yang ditiduri Mueeza dari jubahnya. 

Ketika Nabi kembali ke rumah, Muezza terbangun dan merunduk sujud kepada majikannya. Sebagai balasan, Nabi menyatakan kasih sayangnya dengan mengelus lembut ke badan mungil kucing itu sebanyak 3 kali.

Dalam aktivitas lain, setiap kali Nabi menerima tamu di rumahnya, nabi selalu menggendong mueeza dan di taruh dipahanya. Salah satu sifat Mueeza yang Nabi sukai ialah ia selalu mengeong ketika mendengar adzan, dan seolah-olah suaranya terdengar seperti mengikuti lantunan suara adzan.

Kepada para sahabatnya, Nabi berpesan untuk menyayangi kucing peliharaan, layaknya menyanyangi keluarga sendiri.

Hukuman bagi mereka yang menyakiti hewan lucu ini sangatlah serius, dalam sebuah hadist shahih Al Bukhari, dikisahkan tentang seorang wanita yang tidak pernah memberi makan kucingnya, dan tidak pula melepas kucingnya untuk mencari makan sendiri, Nabi Muhammad SAW pun menjelaskan bahwa hukuman bagi wanita ini adalah siksa neraka.

Dari Ibnu Umar ra bahwa rasulullah saw bersabda,

”Seorang wanita dimasukkan kedalam neraka karena seekor kucing yang dia ikat dan tidak diberikan makan bahkan tidak diperkenankan makan binatang-binatang kecil yang ada dilantai.” (HR. Bukhari)

Nabi menekankan di beberapa hadis bahwa kucing itu tidak najis. Bahkan diperbolehkan untuk berwudhu menggunakan air bekas minum kucing karena dianggap suci.

Kenapa Rasulullah Saw yang buta baca-tulis, berani mengatakan bahwa kucing suci, tidak najis? Lalu, bagaimana Nabi mengetahui kalau pada badan kucing tidak terdapat najis?

Keistimewaan dari Kucing

Fakta Ilmiah 1 : 

Pada kulit kucing terdapat otot yang berfungsi untuk menolak telur bakteri.  Otot kucing itu juga dapat menyesuaikan dengan sentuhan otot manusia.

Permukaan lidah kucing tertutupi oleh berbagai benjolan kecil yang runcing, benjolan ini bengkok mengerucut seperti kikir atau gergaji. Bentuk ini sangat berguna untuk membersihkan kulit. Ketika kucing minum, tidak ada setetes pun cairan yang jatuh dari lidahnya.

Sedangkan lidah kucing sendiri merupakan alat pembersih yang paling canggih, permukaannya yang kasar bisa membuang bulu-bulu mati dan membersihkan bulu-bulu yang tersisa di badannya.
Fakta Ilmiah 2 :

Telah dilakukan berbagai penelitian terhadap kucing dan berbagai perbedaan usia, perbedaan posisi kulit, punggung, bagian dalam telapak kaki, pelindung mulut, dan ekor.

Pada bagian-bagian tersebut dilakukan pengambilan sample dengan usapan. Di samping itu, dilakukan juga penanaman kuman pada bagian-bagian khusus. Terus diambil juga cairan khusus yang ada pada dinding dalam mulut dan lidahnya.

Hasil yang didapatkan adalah:
  1. Hasil yang diambil dari kulit luar tenyata negatif berkuman, meskipun dilakukan berulang-ulang.
  2. Perbandingan yang ditanamkan kuman memberikan hasil negatif sekitar 80% jika dilihat dari cairan yang diambil dari dinding mulut.
  3. Cairan yang diambil dari permukaan lidah juga memberikan hasil negatif berkuman.
  4. Sekalinya ada kuman yang ditemukan saat proses penelitian, kuman itu masuk kelompok kuman yang dianggap sebagai kuman biasa yang berkembang pada tubuh manusia dalam jumlah yang terbatas seperti, enterobacter, streptococcus, dan taphylococcus. Jumlahnya kurang dan 50 ribu pertumbuhan.
  5. Tidak ditemukan kelompok kuman yang beragam.
Berbagai sumber yang dapat dipercaya dan hasil penelitian laboratorium menyimpulkan bahwa kucing tidak memiliki kuman dan mikroba. Liurnya bersih dan membersihkan.

Komentar Para Dokter Peneliti
  • Menurut Dr. George Maqshud, ketua laboratorium di Rumah Sakit Hewan Baitharah, jarang sekali ditemukan adanya kuman pada lidah kucing. 
  • Jika kuman itu ada, maka kucing itu akan sakit.
  • Dr. Gen Gustafsirl menemukan bahwa kuman yang paling banyak terdapat pada anjing,
  • Manusia 1/4 anjing, kucing 1/2 manusia.
  • Dokter hewan di rumah sakit hewan Damaskus, Sa’id Rafah menegaskan bahwa kucing memiliki perangkat pembersih yang bemama lysozyme.
  • Kucing tidak suka air karena air merupakan tempat yang sangat subur untuk pertumbuhan bakteri, terlebih pada genangan air (lumpur, genangan hujan, dll)
  • Kucing juga sangat menjaga kestabilan kehangatan tubuhnya. Ia tidak banyak berjemur dan tidak dekat-dekat dengan air.
  • Tujuannya agar bakteri tidak berpindah kepadanya. Inilah yang menjadi faktor tidak adanya kuman pada tubuh kucing.

Fakta Ilmiah 3 :

Dan hasil penelitian kedokteran dan percobaan yang telah di lakukan di laboratorium hewan, ditemukan bahwa badan kucing bersih secara keseluruhan. Ia lebih bersih dari manusia.

Fakta Ilmiah Tambahan :

Zaman dahulu kucing dipakai untuk terapi. Dengkuran kucing yang 50Hz baik buat kesehatan selain itu mengelus kucing juga bisa menurunkan tingkat stress.

Sisa makanan kucing hukumnya suci.

Hadist Kabsyah binti Ka’b bin Malik menceritakan bahwa Abu Qatadah, mertua Kabsyah, masuk ke rumahnya lalu ia menuangkan air untuk wudhu. Pada saat itu, datang seekor kucing yang ingin minum. Lantas ia menuangkan air di bejana sampai kucing itu minum.

Kabsyah berkata, “Perhatikanlah.” Abu Qatadah berkata, “Apakah kamu heran?” Ia menjawab, “Ya.” Lalu, Abu Qatadah berkata bahwa Nabi SAW prnh bersabda, “Kucing itu tidak najis. Ia binatang yang suka berkeliling di rumah (binatang rumahan),” (H.R At-Tirmidzi, An-Nasa’i, Abu Dawud, dan Ibnu Majah).

Diriwayatkan dan Ali bin Al-Hasan, dan Anas yang menceritakan bahwa Nabi Saw pergi ke Bathhan suatu daerah di Madinah. Lalu, beliau berkata,

“Ya Anas, tuangkan air wudhu untukku ke dalam bejana.” Lalu, Anas menuangkan air. Ketika sudah selesai, Nabi menuju bejana. Namun, seekor kucing datang dan menjilati bejana. Melihat itu, Nabi berhenti sampai kucing tersebut berhenti minum lalu berwudhu.
Nabi ditanya mengenai kejadian tersebut, beliau menjawab, “Ya Anas, kucing termasuk perhiasan rumah tangga, ia tidak dikotori sesuatu, bahkan tidak ada najis.”

Diriwayatkan dari Dawud bin Shalih At-Tammar dan ibunya yang menerangkan bahwa budaknya memberikan Aisyah semangkuk bubur.  Namun, ketika ia sampai di rumah Aisyah, tenyata Aisyah sedang shalat. Lalu, ia memberikan isyarat untuk menaruhnya. Sayangnya, setelah Aisyah menyelesaikan shalat, ia lupa ada bubur.

Datanglah seekor kucing, lalu memakan sedikit bubur tersebut. Ketika ia melihat bubur tersebut dimakan kucing, Aisyah lalu membersihkan bagian yang disentuh kucing, dan Aisyah memakannya.

Rasulullah Saw bersabda,

“Ia tidak najis. Ia binatang yang berkeliling.” Aisyah pernah melihat Rasulullah Saw berwudhu dari sisa jilatan kucing.” (H.R AlBaihaqi, Abd Al-Razzaq, dan Al-Daruquthni).

Hadis ini diriwayatkan Malik, Ahmad, dan imam hadits yang lain. Oleh karena itu, kucing adalah binatang, yang badan, keringat, bekas dari sisa makanannya adalah suci, Liurnya bersih dan membersihkan, serta hidupnya lebih bersih daripada manusia. Mungkin ini pula-lah mengapa Rasulullah SAW sangat sayang kepada Muezza, Kucing kesayangannya.


Read more: http://www.atjehcyber.net/2012/06/fakta-ilmiah-alasan-rasulullah-sangat.html#ixzz1xJgy3Yra

Lima Fakta Menakjubkan Tentang Adzan



Azan atau Adzan (Arab: أذان) adalah media luar biasa untuk mengumandangkan tauhid terhadap yang Maha Kuasa dan risalah (kenabian) Nabi Muhammad saw. Adzan mulai disyariatkan pada tahun kedua Hijriah. Adzan juga merupakan panggilan shalat kepada umat Islam, yang terus bergema di seluruh dunia lima kali setiap hari.

Betapa mengagumkan suara adzan itu, dan bagi umat Islam di seluruh dunia, adzan merupakan sebuah fakta yang telah mapan. Indonesia misalnya, sebagai sebuah negara terdiri dari ribuan pulau dan dengan penduduk muslim terbesar di dunia.

1. Asal Mula yang Menakjubkan

Pada jaman dulu, Rasulullah Saw. kebingungan untuk menyampaikan saat waktu shalat tiba. Mulanya, pada suatu hari Nabi Muhammad SAW mengumpulkan para sahabat untuk memusyawarahkan bagaimana cara memberitahu masuknya waktu salat dam mengajak orang ramai agar berkumpul ke masjid untuk melakukan salat berjamaah. Di dalam musyawarah itu ada beberapa usulan. 

Ada yang mengusulkan untuk mengibarkan bendera saat waktu shalat itu tiba, ada yang usul untuk menyalakan api di atas bukit, meniup terompet seperti yang biasa dilakukan oleh umat Yahudi, dan bahkan membunyikan lonceng seperti yang biasa dilakukan oleh orang Nasrani. Semua usulan yang diajukan itu ditolak oleh Nabi.

Adalah Abdullah bin Zaid yang bermimpi bertemu dengan seseorang yang memberitahunya untuk mengumandangkan adzan dengan menyerukan lafaz-lafaz adzan yang sudah kita ketahui sekarang. 

Pada suatu hari, Sahabat Abdullah bin Zaid al-Anshari al-Khazraji dalam tidur bertemu dengan seorang laki-laki yang membawa lonceng, kemudian beliau bertanya: “Wahai hamba Allah, apakah engkau hendak menjual lonceng?”
Kemudian hamba Allah tersebut bertanya: “Apa yang hendak engkau lakukan terhadap lonceng ini?”
Maka beliau menjawab: “Untuk memanggil sholat.”
Hamba Allah tersebut kemudian berkata: “Maukah aku tunjukkan kepadamu sesuatu yang lebih baik darinya?”
Kemudian beliau bertanya lagi: “Apa itu?”
Hamba Allah tersebut berkata: “Ucapkanlah Allaahu Akbar, Allaahu Akbar, Asyhadu Allah Ilaaha illallaah, Asyhadu allaa Ilaaha illallaah. Asyhadu anna Muhammadar Rasulullaah, Asyhadu anna Muhammadar Rasulullaah. Hayya alash Shalaah, Hayya alash Shalaah. Hayya alal Falaah, Hayya alal Falaah. Allaahu Akbar, Allaahu Akbar. Laa ilaaha illallaah."

Kemudian Abdullah menyampaikan mimpi tersebut pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Maka, Beliau bersabda:

“Itu adalah mimpi yang benar, insya Allah. Pergilah pada Bilal dan ajarkan hal itu kepadanya karena suaranya lebih nyaring daripada kamu.”

Ketika Bilal mengumandangkannya, Umar bin al-Khaththab mendengarnya. Maka, beliau mendatangi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan berkata: "Wahai Nabi Allah, demi Dzat yang mengutusmu dengan kebenaran, sungguh aku telah bermimpi yang sama dengan mimpinya.”  Maka Rasulullah Saw. bersabda: 

“Segala puji bagi Allah.”

Dalam Shalat Shubuh, Bilal menambahkan "Ash-Shalaatu Khairan minan Naum", dan hal ini disetujui oleh oleh Nabi Saw. Kemudian, Nabi Saw. mengajarkan iqamat pada Bilal, beliau bersabda:

"Allaahu Akbar, Allaahu Akbar, Asyhadu Allah Ilaaha illallaah, Asyhadu anna Muhammadar Rasulullaah, Hayya alash Shalaah. Hayya alal Falaah, Qad Qaamatish Shalah, Qad Qaamatish Shalah, Allahu Akbar, Allaahu Akbar. Laa ilaaha illallaah."

Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam memilih Bilal untuk mengumandangkan adzan, salah satu pertimbangan Beliau adalah selain ia (Bilal) memiliki suara yang nyaring, ia juga memiliki suara yang merdu.

2 . Kalimat Penyeru yang Mengandung “Kekuatan Supranatural”

Ketika azan berkumandang, kaum yang bukan sekedar muslim, tetapi juga beriman, bergegas meninggalkan seluruh aktivitas duniawi dan bersegera menuju masjid untuk menunaikan salat berjamaah. Simpul-simpul kesadaran psiko-religius dalam otak mereka mendadak bergetar hebat, terhubung secara simultan, dan dengan totalitas kesadaran seorang hamba (abdi) mereka bersimpuh, luruh dalam kesyahduan ibadah shalat berjamaah.

3. Adzan Senantiasa Ada Saat Peristiwa-peristiwa Penting

Adzan Digunakan islam untuk memanggil Umat untuk Melaksanakan shalat. Selain itu adzan juga dikumandangkan disaat-saat Penting. Ketika lahirnya seorang Bayi, ketika Peristiwa besar. Peristiwa besar yang dimaksud adalah:

- Fathu Makah : Pembebasan Mekkah merupakan peristiwa yang terjadi pada tahun 630 tepatnya pada tanggal 10 Ramadhan 8 H, dimana Muhammad beserta 10.000 pasukan bergerak dari Madinah menuju Mekkah, dan kemudian menguasai Mekkah secara keseluruhan, sekaligus menghancurkan berhala yang ditempatkan di dalam dan sekitar Ka’bah. Lalu Bilal Mengumandangkan Adzan Diatas Ka’bah.

- Perebutan kekuasaan Konstatinopel : Konstantinopel jatuh ke tangan pasukan Ottoman, mengakhiri Kekaisaran Romawi Timur. lalu beberapa perajurit ottoman masuk kedalam Ramapsan terbesar Mereka Sofia..lalu mengumandangkan adzan disana sebagai tanda kemenagan meraka.

4. Adzan telah Miliyaran kali Dikumandangkan

Sejak pertama dikumandangkan sampai saat ini mungkin sudah sekitar 1500 tahunan lebih adzan dikumandangkan. Anggaplah setahun 356 hari . berarti 1500 tahun X 356 hari= 534000 dan kalikan kembali dengan jumlah umat islam yang terus bertambah tiap tahunnya. Kita anggap umat islam saat ini sekitar 2 miliyar orang dengan persentase 2 milyar umat dengan 2 juta muadzin saja. Hasilnya = 534.000 x 2.000.000 = 1.068.000.000.000 dikalikan 5 = 5.340.000.000.000

5. Adzan Ternyata Tidak Pernah Berhenti Berkumandang

Proses itu terus berlangsung dan bergerak ke arah barat kepulauan Indonesia. Perbedaan waktu antara timur dan barat pulau-pulau di Indonesia adalah satu jam. Oleh karena itu, satu jam setelah adzan selesai di Sulawesi, maka adzan segera bergema di Jakarta, disusul pula sumatra, dimulai Lampung hingga ke ujung Aceh.

Dan adzan belum berakhir di Indonesia, maka ia sudah dimulai di Malaysia. Burma adalah di baris berikutnya, dan dalam waktu beberapa jam dari Jakarta, maka adzan mencapai Dacca, ibukota Bangladesh. Dan begitu adzan berakhir di Bangladesh, maka ia ia telah dikumandangkan di barat India, dari Kalkuta ke Srinagar. Kemudian terus menuju Bombay dan seluruh kawasan India.

Srinagar dan Sialkot (sebuah kota di Pakistan utara) memiliki waktu adzan yang sama. Perbedaan waktu antara Sialkot, Kota, Karachi dan Gowadar (kota di Baluchistan, sebuah provinsi di Pakistan) adalah empat puluh menit, dan dalam waktu ini, (Dawn) adzan Fajar telah terdengar di Pakistan. Sebelum berakhir di sana, ia telah dimulai di Afghanistan dan Muscat. Perbedaan waktu antara Muscat dan Baghdad adalah satu jam. Adzan kembali terdengar selama satu jam di wilayah Hijaz al-Muqaddas (Makkah dan Madinah), Yaman, Uni Emirat Arab, Kuwait dan Irak.

Perbedaan waktu antara Bagdad dan Iskandariyah di Mesir adalah satu jam. Adzan terus bergema di Siria, Mesir, Somalia dan Sudan selama jam tersebut. Iskandariyah dan Istanbul terletak di bujur geografis yang sama. Perbedaan waktu antara timur dan barat Turki adalah satu setengah jam, dan pada saat ini seruan shalat dikumandangkan.

Iskandariyah dan Tripoli (ibukota Libya) terletak di lokasi waktu yang sama. Proses panggilan Adzan sehingga terus berlangsung melalui seluruh kawasan Afrika. Oleh karena itu, kumandang keesaan Allah dan kenabian Muhammad saw yang dimulai dari bagian timur pulau Indonesia itu tiba di pantai timur Samudera Atlantik setelah sembilan setengah jam.

Sebelum Adzan mencapai pantai Atlantik, kumandang adzan Zhuhur telah dimulai di kawasan timur Indonesia, dan sebelum mencapai Dacca, adzan Ashar telah dimulai. Dan begitu adzan mencapai Jakarta setelah kira-kira satu setengah jam kemudian, maka waktu Maghrib menyusul. Dan tidak lama setelah waktu Maghrib mencapai Sumatera, maka waktu adzan Isya telah dimulai di Sulawesi! Bila Muadzin di Indonesia mengumandangkan adzan Fajar, maka muadzin di Afrika mengumandangkan adzan untuk Isya.

Seiring bergantinya siang dan malam ternyata Adzan akan selalu berkumandang di bumi ini. Tanpa kita sadari, para muadzin di seluruh penjuru dunia ini tak henti - hentinya bersahutan mengumandangkan adzan. Insya Allah gema Adzan akan terus mengawal dunia berputar hingga akhir zaman. (*Azzans/AtjehCyber)


Read more: http://www.atjehcyber.net/2012/06/5-fakta-menakjubkan-tentang-azan.html#ixzz1xJgaSdiC

Jumat, 08 Juni 2012

ACEH PENGGUNA LAPTOP HIGH-CLASS

Banda Aceh. Masyarakat Aceh sudah sangat paham dengan Informasi Teknologi (IT), pasalnya pengunjung yang datang saat dijelaskan spek laptop, pengunjung sudah terlebih dahulu mengetahui. Ini membuktikan bahwa masyarakat Aceh sudah sangat dekat dengan IT dan juga dunia Teknologi lainnya.
Selain itu orang Aceh sangat tertib dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan. Tong sampah pun tersedia disetiap sudut area pameran. Sehingga menambah kenyamanan baik pengunjung maupun peserta NICE.
"Orang Aceh sudah sangat paham dengan IT dan lokasi pameran NICE sangat bersih, "ketus Eben Ezer Harianja, City Manager DELL wilayah Sumbagut Minggu (3/6) di standnya.
Hal yang menarik selama berada di Aceh masyarakat yang ramah dan tidak sombong. Hal ini dibuktikan saat diberikan brosur dengan tersenyum pengunjung menerimanya. Berbeda dengan kota lain yang tidak peduli saat diberikan brosur oleh petugas. "Luar biasa keramahan orang Aceh, meskipun setelah itu dibuang, namun dengan tersenyum mereka terima brosur beda dengan daerah lain,"jelas Eben.
Kembali ia tegaskan, hal yang luar biasa di Aceh adalah penggunaan IT sudah sangat massif. Sehingga pelanggan yang mengunjungi petugas tidak lagi harus bersusah payah menjelaskan dari awal. Semua sudah mengetahui dengan detail spek laptop, sehingga tidak banyak membutuhkan waktu untuk menjelaskannya. "Masyarakat Aceh sudah sangat paham dengan IT, jadi kita sangat membantu, tidak terlalu capek menjelaskannya,"jelas Eben.
Demikian juga, jelas Eben, Aceh merupakan daerah konsumen penggunaan laptop kelas menengah keatas. Laptop yang harga tidak laku di daerah lain, di Aceh bisa laku. Artinya Aceh lebih mengejar kualitasnya, bukan harganya.
"Daerah lain hanya laku laptop yang harga murah, beda dengan Aceh laptop yang berkualitas tinggi lebih banyak laku,"ujar Eben.
Apa lagi di Aceh sangat mudah mendapatkan akses internet, hal ini membuat masyarakat Aceh sangat paham tentang IT."Internet dimana-mana, ini yang membuat orang Aceh sangat paham dengan IT,"pungkas Eben.(003)

Membuang Kepala Kerbau Ke Laut Bukan Adat Aceh


Budaya dan adat Aceh khususnya di Kota Lhokseumawe selama ini kurang diperhatikan oleh masyarakatnya sendiri maupun elemen pemerintah setempat. Sehingga lunturnya adat Aceh itu banyak yang memunculkan masalah-masalah terutama yang menyangkut perilaku. Hal itu dikatakan oleh Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Kota Lhokseumawe, H. Usman Budiman yang ditemui The Globe Journal di kediamannya, Rabu (30/5), di Lhokseumawe.

Seperti misalnya, rumah adat Aceh yang merupakan adat asli orang Aceh di zaman indatu dahulu, kini nyaris punah. Masyarakat banyak yang sudah mendirikan rumah bangunan bertingkat maupun rumah pendek. "Kita bukan melarang masyarakat mendirikan rumah mewah. Tapi alangkah sayangnya jika adat Aceh seperti rumah adat kini nyatanya kian punah. Apalagi sekarang zaman sudah moderen dan memunculkan kegaulan lingkungan,'' ujar H. Usman Budiman yang juga mantan Ketua DPRK Kota Lhokseumawe.

Seperti yang terpantau The Globe Journal di beberapa pedalaman kota, untuk satu kecamatan hanya terlihat satu rumah adat Aceh saja. Masyarakat lebih suka membangun rumah mewah. Selain itu, budaya dan adat Aceh seperti melemparkan kepala sapi/kerbau ke laut, ternyata itu bukan bagian dari adat Aceh.
"itu bukan adat Aceh, tapi malah melanggar adat Aceh. Masyarakat jangan menyalah gunakan adat Aceh dan budaya Aceh peninggalan masa indatu kita,'' imbuh H. Usman, sembari mengharapkan masyarakat jangan mengabaikan adat dan budaya Aceh peninggalan indatu, termasuk rumah adat Aceh yang kian punah.

5 Aturan Persahabatan Awet


Setiap hubungan biasanya memiliki “aturan tak tertulis” yang harus dijalankan, termasuk diantaranya hubungan persahabatan. Mau tahu apa saja aturan tak tertulis tersebut?

Jangan pacaran dengan mantan teman. Bisa dibilang ini adalah salah satu aturan yang cukup penting, jika Anda ingin persahabatan tetap berjalan baik. Sebisa mungkin hindari pacaran atau kencan dengan mantan dari teman Anda.

Pertama, teman Anda akan membutuhkan Anda untuk bisa mengatasi kesedihan setelah putus.
Kedua, ketika akhirnya teman Anda bisa melupakan mantannya tetap saja akan terasa aneh jika dia harus melihat mantannya pacaran dengan temannya sendiri. Aturan ini bisa memiliki pengecualian, jika teman Anda sendiri tidak mempermasalahkannya dan mereka sudah lama putus.

Jangan mencuri teman
Anda biasanya memiliki beberapa lingkaran pertemanan, yang akhirnya bisa saja saling dikenalkan. Tapi, seandainya terjadi sesuatu seperti ini, Anda punya dua orang teman dari lingkungan yang berbeda dan Anda saling mengenalkan mereka.Tiba-tiba, mereka menjadi akrab dan Anda ditinggalkan. Tentunya hal itu memberikan perasaan yang tidak menyenangkan bagi Anda.

Saling mengenalkan teman memang sangat bagus untuk memperluas pergaulan, tapi selalu ingat untuk mengikutsertakan orang yang mengenalkan Anda dengan teman baru. Intinya, jangan meninggalkan teman untuk seorang teman baru.

Jangan berat sebelah
Idealnya, sebuah persahabatan terjalin jika Anda saling berbagi, tapi pastikan hal itu tidak berat sebelah. Misalnya, Anda sering pergi bersama teman, jangan selalu menjadi orang yang menjemputnya, tapi coba bergiliran.

Kadang Anda menjemput dia di rumah, kadang sebaliknya, atau bisa juga bertemu di tengah-tengah. Hal ini juga termasuk saling bergantian dalam mendengarkan isi curhat teman, jangan melulu Anda yang ingin jadi pusat perhatian.

Teman Anda juga butuh perhatian yang sama.
Jangan pergi saat dibutuhkan. Seorang teman dan sahabat yang baik adalah yang bisa membela temannya saat dibutuhkan. Saat teman Anda diterpa gosip tak sedap, misalnya, jangan malah membalikkan badan dan meninggalkannya. Karena pada saat-saat seperti itulah mereka paling membutuhkan Anda.

Jangan ingkar janji
Teman yang kata-katanya tidak bisa dipegang tentunya tidak akan disenangi. Saat Anda sudah berjanji akan hadir menemani teman di sebuah pesta, maka datanglah dan penuhi janji Anda. Jangan menjadi teman yang membatalkan janji di menit terakhir atau menjadikan teman Anda pilihan terakhir. [003-kabar24.com]

Orang Utan- Aceh


A male orangutan hangs from a tree in Gunung Leuser National Park in Langkat district of the Indonesia's North Sumatra Province February 12, 2012. REUTERS-Roni Bintang
1 of 3. A male orangutan hangs from a tree in Gunung Leuser National Park in Langkat district of the Indonesia's North Sumatra Province February 12, 2012.
Credit: REUTERS/Roni Bintang
JAKARTA | Wed Mar 28, 2012 10:14am EDT
(Reuters) - Forest fires and land clearing by palm oil firms could kill off within weeks about 200 orangutans in a forest in western Indonesia, an environmental group said on Wednesday.
The orangutans, part of a population of around 6,600 on Sumatra island, used to live in a lush forest and peatland region called Rawa Tripa on the coast of Indonesia's Aceh province. But more than two-thirds of the area has been divided up into palm oil concessions, said the Coalition to Save Tripa.
Graham Usher, a member of the coalition and a landscape protection specialist, said satellite images showed forest fires had been burning in Tripa since last week, and if allowed to continue they could wipe out orangutans already forced onto the edge of remaining forests.
"If there is any prolonged dry spell, which is quite likely, there's a very good chance that the whole piece of forest and everything in it, so that's orangutans, sun bears, tigers, and all the other protected species in it, will disappear in a few weeks and will be gone permanently," he told a news conference.
The palm oil industry has expanded to make Indonesia the world's top producer and exporter of the edible oil, used to make good ranging from cooking oil and biodiesel to biscuits and soap to feed growing Asian consumer demand.
Deforestation has threatened animals like the Sumatran tiger and Javan rhino and pushed up carbon dioxide emissions. The Bali tiger and the Java tiger have disappeared in the last 70 years.
A two-year moratorium on new permits to clear primary forests came into effect in Indonesia last year, part of a $1 billion deal with Norway to cut emissions and slow expansion of plantations. But the moratorium was breached in Aceh on its first days, an environmental group has said.
The last Aceh permit for palm oil was issued by former Aceh governor Irwandi Yusuf in August last year to PT Kallista Alam, prompting environmental group Walhi to file a legal suit against Yusuf. A court verdict is expected next week.
"If Kallista Alam win the case they will burn it and that whole bit of forest will disappear and we can say goodbye to the orangutan of Tripa peat swamps," Usher said.
Kallista Alam could not be reached for comment.

Jadwal EURO 2012

Download Jadwal EURO 2012 Format EXCEL Gratis:
http://hotfile.com/dl/158208142/bbb0a05/JADWAL-PIALA-EROPA-EXCEL-JADWAL-EURO-2012-EXCEL.xlsx.html

Jumat, 01 Juni 2012

Surat Untuk Ade


Abang nggak mau ini menjadi akhir dari kisah yang pernah kita ukir. Abang menjadi sangat terpuruk ketika abang merasa terjebak dalam keputusan yang salah. Abang akui, abang memang bodoh, manusia terbodoh jika tinggalin ade kayak gini...

Cut, abang tau ade nggak susah dapetin laki2 yang lebih baik dari pada abang... abang takut kalo ade udah dapetin cowok dan ngelupain abang...
Lagi-lagi abang nggak mengerti dengan perasaan abang... terlebih mengerti perasaan ade... abang nggak mau ade jatuh cinta sama yang lain... abang nggak mau ninggalin ade... abang nggak bisa lupain ade... Walaupun abang mencoba untuk berpaling dari ade karena abang nggak mau buat ade sedih terus, abang nggak bisa terima ade bete gara2 abang...

Kita udah jauh sekarang... Tapi abang masih ingat janji2 abang bahwa kita akan hidup bersama nanti. Abang nggak akan lupa itu. Padahal dulu nya abang mencoba untuk mengontrol emosi abang, karena kita jauh, abang takut ketika terjadi satu masalah, akibatnya akan besar dan merugikan hubungan kita. Abang nggak mau itu....

Tapi yang abang khawatirkan, justru terjadi karena kebodohan abang... Karena keegoisan abang... Karena ketidakmengertian abang tentang kondisi ade sekarang...

Ade, kenapa jarak kita sekarang menjadi jauh? Kenapa harus ada Singkil dan Banda Aceh? Kenapa nggak ada waktu yang pas buat kita saling curhat?
Kenapa itu nggak bisa kita capai bersama? Kenapa kita terlalu lama berhubungan? Lalu ujung2nya hancur kaya sekarang...

Ade, abang nggak mau ini terjadi, tapi abang yakin, ade wanita baik2 nggak pernah pantas dapetin abang bukan cowok yang baik...

Abang harap ade bisa jalanin aktifitas dengan lebih semangat disana tanpa abang, walaupun dulunya juga nggak ada yang abang lakuin buat ade, abang nggak bisa hadir pas ade butuh abang... abang terlalu cuek dengan ade, abang memang sangat teramat nggak pantas untuk mendampingi ade... 

Abang takut akan melukai ade nantinya... Abang takut menjadi cowok yang egois dan menyiksa perasaan ade nantinya... tapi di sisi lain, abang nggak akan bisa terima ketika mendengar ade udah sama orang lain... Abang akan hancur... Abang menjadi bodoh dalam keputusan yang terbodoh...

Ade, abang mencoba, jika ini memang yang terbaik untuk ade, abang akan jalani semua ini... Tapi abang tetap pada janji abang untuk melamar ade nanti... Walaupun ade nggak pernah suka untuk membahas hal itu. Maafin abang yang terlalu memaksa ade.

Abang akan berusaha lupain ade, dan please ade juga harus ngelupain abang, biar abang rela ade bersama yang lain... walaupun abang nggaka akan pernah rela.... Mudah-mudahan ini yang terbaik, ini menjadi akhir yang buruk bagi abang. Ini menjadi akhir yang paling menyedihkan dalam hidup abang. Abang tau ini bukan maunya ade, bukan juga maunya abang... Ini terjadi karena kebodohan abang.

Ade, tetap semangat mengikuti kuliah ya... Tetap raih mimpi2 ade, dan menjadi istri yang shalehah untuk siapapun calon suami ade... Abang yakin banyak cowok baik yang melamar ade... Kabarkan abang kalo ade akan menikah, tapi sebelumnya minta maaf karena abang nggak akan datang...
Maafin segala kesalahan abang... Perkataan abang yang kasar ke ade... Perbuatan abang yang ngak sengaja menoreh luka di hati ade... Dan sikap abang yang kurang menghargai ade...

Maafin abang ya... Abang sudah maafin apapun itu kesalahan ade...
Apapun yang akan terjadi, abang pengen ade jadi bidadari abang di syurga nanti... Mudah2an kita semua mendapat keberkahan... Semoga Allah selalu melindungi ade yang rajin puasa, dan nggak pernah tinggal shalat... Salam ya buat keluarga semua, Jauza, Inta, Mita, Mama, Papa, Bang Yan, Sepupu Ade, temen2 ade juga... Mudah2an semua ini adalah yang terbaik, untuk ade... Amien...

Singkil, 31 Mei 2012


Rabu, 23 Mei 2012

Subhanallah, Di Dunia Semut 'Pendusta' di Hukum Mati (Kisah Nyata)

Read more: http://www.atjehcyber.net/2012/05/subhanallah-di-dunia-semut-pendusta-di.html#ixzz1vi4dzpGV

Subhanallah, Di Dunia Semut 'Pendusta' di Hukum Mati (Kisah Nyata)


Seorang Mufti Masjidil Haram, mengisahkan kisah nyatanya sendiri, dia berkata :

Pada suatu kesempatan, aku duduk di sebuah tempat, Kupalingkan pandanganku kesana kemari melihat makhluk-makhluk Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Akupun terkagum-kagum dengan ciptaan ar-Rahman Subhanahu Wa Ta’ala. Seekor semut menarik perhatianku. Dia berkeliaran di sekitarku untuk mencari sesuatu, mencari, dan mencari. Tidak merasa terbebani, juga tidak bosan.

Di tengah-tengah pencariannya, dia menemukan sisa-sisa bangkai belalang, tepatnya adalah kaki belalang. Diapun menyeretnya, dan menyeretnya, dan berusaha untuk membawanya ke tempat tertentu yang telah ditentukan oleh hukum mereka di dunia semut. Dia sudah banyak berusaha dalam usahanya tersebut. Setelah beberapa waktu, dan kesungguhan, dia merasa tidak bisa membawa kaki belalang tersebut. Lalu dia tinggalkan buruan berharga tersebut, kemudian pergi ke suatu tempat yang tidak kuketahui, dan diapun menghilang.

Selang beberapa waktu, dia kembali bersama dengan sejumlah besar semut. Di saat aku melihat kemana mereka menuju, aku tahu bahwa semut yang tadi telah mengajak mereka semua untuk membantunya mengangkat apa yang tidak mampu dia angkat. Akupun ingin hiburan sedikit, kuambil kaki belalang tersebut, lalu kusembunyikan. 

Maka dia dan semut-semut lain yang bersamanya mencari kaki tersebut, mereka mencarinya kesana kemari tanpa ada hasil, hingga mereka putus asa akan keberadaannya, lalu merekapun pergi meninggalkan tempat tersebut. Setelah itu, semut yang pertama datang kembali sendirian menuju tempat tadi. Sebelum dia sampai pada tempat tadi, kukembalikan kaki belalang di hadapannya.

Maka mulailah dia mengitari dan melihat di sekelilingnya. Lalu dia berusaha untuk menyeretnya lagi, berusaha dan berusaha, hingga dia merasa lemah. Kemudian dia pergi meninggalkan tempat itu sekali lagi. Akupun yakin bahwa dia pergi untuk memanggil kabilah semutnya guna membantunya untuk mengangkat kaki belalang yang ditemukannya tersebut. 

Setelah itu, datanglah sekumpulan semut bersama semut tadi, dan kukira itu adalah kelompok semut yang sama seperti tadi!! Mereka pun datang, dan saat aku melihat mereka berjalan di belakang semut pertama menuju tempat tadi, akupun banyak tertawa, lalu kuambil kaki belalang dan kusembunyikan dari mereka sekali lagi. Merekapun mencari kesana kemari, mereka mencari dengan penuh keikhlasan. 

Demikian pula semut tadi mencari dengan sepenuh semangat dan keyakinannya, berputar kesana kemari, melihat ke kanan dan ke kiri, agar melihat sesuatu, akan tetapi tidak ada sesuatupun. Pada saat seperti ini, terjadilah sesuatu yang aneh. Sekumpulan semut itu berkumpul bersama yang lain setelah mereka bosan mencari, dan diantara mereka terdapat semut yang pertama. Kemudian tiba-tiba mereka menyerangnya, lalu memotong-motongnya secara ganas di hadapanku. Dan demi Allah, aku melihat kepada mereka, sementara aku ada pada keterkejutan yang besar.

Apa yang terjadi membuatku takut... mereka membunuhnya... mereka memotong-motongnya di hadapanku. Astaghfirullah! Ya, mereka memotong-motongnya di hadapanku... dia terbunuh karena aku... mereka membunuhnya karena mereka menyangka bahwa dia telah berdusta kepada mereka!!! SubhanAllah, hingga bangsa semut memandang dusta sebagai aib, dan kekurangan, bahkan dosa besar yang pelakunya dihukum bunuh!! Semut menganggap dusta adalah sebuah kejahatan, dan memberikan hukuman atasnya!! 

Maka bagaimana jika dusta itu membawa keburukan, atau keragu-raguan yang di belakangnya akan timbul fitnah, peperangan, dan kehancuran rumah tangga?! Serta penderitaan rakyat banyak karena para wakil rakyat yang dipilih ternyata mendustai rakyatnya dengan korupsi, nepotisme, dll. serta pemimpin negara ini mendustai dan mendurhakai hukum Allah yang wajib diterapkan... Maka dimanakah orang yang bisa mengambil pelajaran dari semut kecil ini ? Subhanallah...

"Akan datang sesudahku penguasa-penguasa yang memerintahmu. Di atas mimbar mereka memberi petunjuk dan ajaran dengan bijaksana, tetapi bila telah turun mimbar mereka melakukan tipu daya (dusta) dan pencurian (korup). Hati mereka lebih busuk dari bangkai." (HR. Ath- Thabrani)




B I S M I L L A A H I R R A H M A A N I R R A H I I M . . . MARI B E R S A M A B E R B A G I R A N G K A I A N C E R I T A, G O R E S A N K I S A H, K E K U A T A N A Q I D A H, DAN K E T A J A M A N P E N G E T A H U A N . . . . . "KUTITIPKAN SENYUMKU, DI SEJUTA MANIS SENYUMNYA...

Suka

Share to Facebook >>